TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA. KOMENTAR ANDA MERUPAKAN KEHORMATAN BAGI KAMI.
Komentar, masukan, ide, dan gagasan Anda sangat kami butuhkan di sini. Demi majunya kegiatan belajar mengajar SD kami. Utamanya untuk meningkatkan prestasi belajar para peserta didik kami. Salam untuk orang-orang yang dekat di hati Anda. Mari bersama kita tingkatkan mutu pendidikan di Indonesia!

Kamis, 10 Februari 2011

Download Permendiknas No. 2 Tahun 2011 dan Kisi-Kisi UASBN 2011












Download Permendiknas No. 2 Tahun 2011 tentang Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional pada Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Tahun Pelajaran 2010/2011. Dalam Permendiknas No. 2 Tahun 2011 ini juga disertakan Kisi-Kisi Soal UASBN SD/MI Tahun Pelajaran 2010/2011, jadi bagi para bapak dan ibu guru jangan sampai ketinggalan informasi. Segera download kisi-kisi soalnya untuk segera disampaikan kepada para peserta didik kelas 6. Agar nanti hasil kelulusannya akan lebih baik lagi. Silahkan klik link di bawah ini !

Rabu, 09 Februari 2011

Download Video Pembelajaran Seni Vokal & Seni Tari

Berikut ini adalah video pembelajaran seni vokal dan seni tari yang berisikan tentang tembang-tembang dolanan anak-anak berbahasa Jawa. Video ini sangat interaktif sekali yang memungkinkan para peserta didik bernyanyi sambil mengikuti gerakan tarian-tarian bebas yang penuh gerakan-gerakan atraktif yang sangat menarik. Video ini cocok untuk pembelajaran seni vokal dan seni tari pada kelas rendah.


Minggu, 06 Februari 2011

Video Pembelajaran IPS (Pengenalan Daerah) Episode : DKI Jakarta

Video pembelajaran IPS untuk peserta didik kelas 4, 5, dan 6. Mengenal seluk beluk Provinsi DKI Jakarta.



Sabtu, 05 Februari 2011

SD Negeri Manggis Tulis Batang




Semenjak Sumarsana, S.Pd dipromosikan untuk menjabat sebagai kepala sekolah SD Negeri Manggis UPT Disdikpora Tulis per tanggal 10 September 2009 lalu, dirinya berkomitmen untuk mulai merintis prestasi. Hal ini dituturkan kepada tim liputan jurnal saat singgah di sekolah yang dipimpinnya beberapa waktu lalu.
“Pokoknya, semenjak saya disini, sekolah ini masih berstatus belum maju, karena melihat sejarahnya berdiri tahun 1968, namun sampai sekarang, sekolah ini hanya masih memiliki kelas hingga kelas 4, untuk kelas 5 dan 6 nya belum ada”, tuturnya.
Namun, dari kendala yang ada, dirinya tidak patah semangat. Bahkan menurutnya, hal ini menjadikan motivasi bagi pihaknya untuk tetap mewujudkan visi “Hari ini harus lebih baik dari hari sebelumnya”. Untuk itu, pihaknya tengah melaksanakan beberapa program kerjanya.
“Program jangka pendek kami adalah melakukan pembenahan administrasi dan memenuhi kekurangan- kekurangan yang ada, baik dari segi fisik dan non fisik, termasuk sarana prasarananya. Yang utama gedung 2 lokal, serta pemenuhan tenaga kerja yang saat ini hanya masih 2 orang dan yang lainnya masih wiyata bhakti”, tuturnya.
Ditambahkan pria kelahiran Sleman, 18 Oktober 1959 ini, bahwa pihaknya juga akan merencanakan program-program untuk memajukan sekolah yang akan dibahas dengan melibatkan masyarakat dan komite sekolah yang baru dalam waktu dekat.
“Kami akan membahas program-program untuk memajukan sekolah. Karena, untuk menyelenggarakan kegiatan sekolah harus ditopang dengan BOS, namun siswa sedikit. Sehingga kegiatan agak sulit. Kedepannya, kami berharap ada bantuan dari pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan sekolah, dengan harapan untuk memancing animo masyarakat agar berminat untuk menyekolahkan putra-putrinya disini”, imbuhnya.
Dipaparkan mantan guru bidang studi matematika kelas 5 dan 6 di SD Negeri Kauman 7 Batang ini, pihaknya juga tengah merintis prestasi, dengan menggiatkan beberapa kegiatan ekstrakurikuler dan pengenalan komputer kepada anak didik.
“Kami sudah mulai merintis dan mencari bakat anak-anak di beberapa bidang. Bahkan kami telah mengadakan lapangan badminton dan anak-anak kami didik dengan catur. Sehingga, ditahun-tahun yang akan datang kita mampu berbicara, minimal ditingkat kecamatan. Siswa juga sudah mulai kami kenalkan dengan komputer, agar tidak tertinggal jauh dengan sekolah yang lain”, pungkasnya. (Trie)

Imported from : Jurnal Pendidikan Kabupaten Batang

Kamis, 03 Februari 2011

Mengajarkan Anak Gemar Membaca




Membuat anak gemar membaca buku bukanlah hal yang mudah. Keluarga mempunyai peranan yang penting untuk menumbuhkan minat baca anak. Berikut ini tips untuk menumbuhkan minat baca anak:

1. Bacakan buku sejak anak lahir.

Bayi yang terbiasa diajak berkomunikasi dan dibacakan cerita akan mempunyai kemampuan bahasa yang lebih tinggi ketimbang bayi yang minim komunikasinya.

2. Keluarga mencontohkan.

Orangtua dan orang-orang dewasa yang ada di keluarga harus menjadi contoh. Karena itu agar anak tertarik membaca, maka orangtua dan orang dewasa juga harus gemar membaca. Biasakan membaca di depan anak agar hal tersebut dicontoh oleh anak.

3. Menabung untuk membeli buku.

Bagi orangtua yang berpenghasilan pas-pasan, menabunglah untuk membeli buku.

4. Membuat buku sendiri.

Buku tidak harus mahal dan dibeli di toko. Orangtua bias membuatkan buku untuk anaknya. Misalnya dengan membeli buku-buku bekas atau cerita bergambar bekas. Agar tampilannya terlihat baru, buku-buku bekas itu digunting kemudian ditempelkan di buku gambar. Yang dibutuhkan hanyalah kreatifitas orangtua.

5. Ajak anak ke toko buku.

Jadikan toko buku menjadi tempat singgah yang menyenangkan bagi anak. Beri kepercayaan kepada anak untuk memilih buku sendiri. Orangtua hanya berperan dalam menyeleksi buku.

6. Ajak anak ke perpustakaan.

Mengajak anak ke perpustakaan juga sebagai alternative jika tidak memiliki uang untuk membeli buku. Namun sayangnya jumlah perpustakaan untuk anak sangat kurang.

7. Menceritakan kembali tentang apa yang telah didengar atau dibacanya.

Anak sangat suka diajak untuk berdiskusi mengenai materi yang mereka baca atau mereka lihat dan dengar. Bisa juga dengan mengajukan pertanyaan tentang isi buku yang telah dibaca oleh anak.

8. Menonton film dan beli bukunya.

Anak-anak akan antusias jika mereka bisa membaca buku-buku dari tokoh film yang sudah mereka kenal.

9. Memberi hadiah buku.

Anak akan sangat bersemangat jika diberi penghargaan atau hadiah. Pakailah cara itu untuk merangsang minat baca anak. Penghargaan bisa bersifat materi dan non materi. Jika anak bisa menyelesaikan pembacaan sebuah buku dan bisa menceritakan ulang dengan benar, berikan kata-kata yang positif yang akan membangun rasa percaya diri anak dalam membaca sehingga anak akan menyukai kegiatan membaca. Jika anak membuat kesalahan dalam membaca, jangan langsung dikritik melainkan mengarahkannya dengan sabar.

Adapted From : Jurnal Pendidikan Kabupaten Batang