TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA. KOMENTAR ANDA MERUPAKAN KEHORMATAN BAGI KAMI.
Komentar, masukan, ide, dan gagasan Anda sangat kami butuhkan di sini. Demi majunya kegiatan belajar mengajar SD kami. Utamanya untuk meningkatkan prestasi belajar para peserta didik kami. Salam untuk orang-orang yang dekat di hati Anda. Mari bersama kita tingkatkan mutu pendidikan di Indonesia!

Senin, 22 Maret 2010

Alat Peraga Matematika : Garis Bilangan Bulat


Alat peraga matematika “Garis Bilangan Bulat” sangat bermanfaat untuk mengajarkan materi operasi perhitungan, seperti penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.



Bahan-bahan yang dibutuhkan :
  1. Kayu/papan
  2. Bambu
  3. Kertas Karton/Manila Berwarna
  4. Busa/Styrofoam
  5. Lem/perekat
  6. Spidol
Cara pembuatan :
  1. Kayu dipotong memanjang
  2. Buat potongan karton seukuran permukaan kayu, kemudian buat tulisan bilangan bulat diatasnya (misalnya -10 sampai dengan 10)
  3. Tempelkan tulisan bilangan bulat pada kayu menggunakan lem/perekat
  4. Siapkan dua potongan bambu, yang digunakan sebagai dudukan kayu bertuliskan bilangan bulat
  5. Hiasi bambu dengan menggunakan kertas warna, beri tulisan pada batang bambu pertama “Negatif” dan bambu kedua “Positif”
  6. Bentuk busa/styrofoam menjadi bentuk mobil atau orang-orangan lalu tempelkan pula tanda panah dari kertas ke badan mobil atau orang-orangan
Prinsip-prinsip kerja penggunaan garis bilangan diuraikan sebagai berikut:
  1. Setiap akan melakukan peragaan, posisi awal aktivitas peragaan harus selalu dimulai dari bilangan atau skala 0 (nol).
  2. Jika bilangan pertama dalam suatu operasi hitung bertanda positif, maka ujung anak panah diarahkan ke bilangan positif dan bergerak maju dengan skala yang besarnya sama dengan bilangan pertama sedangkan pangkal anak panahnya mengarah pada bilangan negatifnya. Sebaliknya jika bilangan pertamanya bertanda negatif, maka ujung anak panahnya diarahkan ke bilangan negatif dan gerakkan dengan skala yang besarnya sama dengan bilangan pertama sedangkan pangkal anak panahnya mengarah ke bilangan positif.
  3. Jika anak panah dilangkahkan maju, maka dalam prinsip operasi hitung istilah maju dapat diartikan sebagai penjumlahan. Sebaliknya, jika anak panah dilangkahkan mundur maka istilah mundur dapat diartikan sebagai pengurangan. Namun demikian, gerakan maju atau mundurnya anak panah tergantung pada bilangan penambah atau pengurangnya.


Adapted from http://apakabarpsbg.wordpress.com/

3 komentar:

  1. assalamu'alaikum

    maaf sebelumnya mau minta ijin untuk buat alat peraga garis bilangan dan akan dipasang di blog saya namun saya akan tetap menautkan link bolg ini....bolehkah????
    terima kasih sebelumnya,,,mohon balasannya,,,hehehe

    wassalamu'alaikum wr wb

    BalasHapus
  2. wow,..suises buat alat peragamya ya...

    salam kenal dari tips seo

    BalasHapus
  3. kami, disini mencoba datang dan menawarkan sedikit bantuan kecil kepada anda sekalian, kami tidak pernah menyarankan anda untuk berhutang atau berbisnis pada makhluk gaib, semua adalah terserah anda dan keputusan ada di tangan anda, manis-pahitnya hidup adalah cerita dunia yang bersifat temporer, namun adakalanya anda dalam situasi yang sangat terdesak sehingga membuat anda menjadi gelap mata untuk kesana-kemari mencari pinjaman dana demi melunasi hutang anda atau hal lain. sekali lagi, dalam hal ini, kami hanya menawarkan sebuah solusi, tidak memaksa, mengajak ataupun menyuruh anda. karena kami sangat terimakasih kepada ky witjaksono yang telah menolong saya dalam kesulitan,ini tidak pernah terfikirkan dari benak saya kalau nomor yang mbah berikan bisa tembus dan alhamdulillah kami juga bisa di bantu melalui uang gaib bagi anda yang ingin di bantu hubungi ky witjaksono di 0852_2223_1459. ingat kesempat tidak akan datang untuk yang kedua kalinga
    klik=>>> UANG GAIB TANPA TUMBAL

    BalasHapus

Silahkan isi komentar, bebas tapi sopan!